Kampong Kreatif, Wadah Karya Seni Mahasiswa MMK

Kampong Kreatif, Wadah Karya Seni Mahasiswa MMK

Tue, 26 May 2015 | Dilihat 646

EEPIS-Online. Hall Gedung D4 PENS tampak berbeda di siang hari kemarin (17/12). Deretan hasil karya mahasiswa didisplaydengan gaya yang unik dan menarik. Ya, Kampong Kreatif, begitulah mahasiswa Departemen Multimedia Kreatif (MMK) menjuluki pelaksanaan kegiatan ini. Tak puas dengan acara yang dihelat siang hari, MMK melanjutkan kegiatannya malam hari di Gedung Teater pada 19.00 – 20.00 WIB.

Kampong Kreatif merupakan pameran hasil karya daridelapan komunitas. Wadah untuk berkarya tersebut diantaranya adalah Graphity (Desain Grafic Community), Semut (Sineas Multimedia Broadcasting), Adaw (Anak Digital Audio Workstation), Criativa Photography, Programming Community,MMB Animation Community, Creative Radio dan KiOS (Komunitas iOS). Kegiatan ini memiliki persiapan selama satu minggu yang disusun oleh mahasiswa angkatan 2012 dan 2013. Sekitar 85 mahasiswa dari berbagai prodi hadir untuk menikmati pameran ini.

Kegiatan pertama adalah pameran seni pukul09.00–18.00 WIB yang berlangsung di Hall Gedung D4. Sekitar 80 hasil karya cetak berupa doodle art, fotografi dan molart. Terdapat 4 meja yang disediakan untuk game, strimming radio, animasi dan komik. Jaring Laba-Laba serta Sungai Karya merupakan spot yang mereka berikan.Tak hanya itu, para pengunjung juga mendapatkan fasilitas berupa message corner guna menampung pesan maupun kesan mengenai pameran ini.

Acara dilanjut dengan festival film di ruang teater pukul 19.00-21.00 WIB. Kegiatan yang dibuka untuk umum ini merupakan hasil karya dari anggota komunitas Semut. Para pengunjung dapat menikmati 5 film pendek sekaligus, yaitu Kronos dan Taman Hira yang merupakan hasil karya mahasiswa baru, I-Lusi karya dari angkatan 2013, Satu Sisi karya dari angkatan 2012 dan Ik Had Van Jeu yang merupakan karya alumni.

Suguhan festival film ini diusung dengan konsep menyerupai bioskop dan free popcorn guna menarik perhatian pengunjung. Selain pemutaran film, juga diselingi dengan penampilan live music yang mengkolaborasikan antara musik digital dan musik analog. Acara ditutup dengan live doodle art dengan diiringi musik akustik.

“Saya merasa sangat senang dapat melihat hasil karya kakak-kakak PENS ini dan juga menjadi inspirasi untuk saya.” Ucap Arman maulana, siswa kelas 10 jurusan multimedia SMK Al Azhar Pasuruan yang sedang melaksanakan kunjungan studi ke PENS. (fre/nan)


Tags : MMB 



News